Dr. Hamzah Ya’kub

"Ketentraman, kedamaian, kepuasan dan ketenangan jiwa yang dirasakan oleh orang-orang yang berbahagia itu akan selalu dianugerahkan kepada yang mendekap mesra keimanan dalam dadanya."

asy-Syeh Muhammad Abduh

"Kemuliaan ialah membangun umat yang telah binasa, membuka selubung kebodohan mereka, memberi peringatan dan petunjuk (hidayah), menuntut hak yang terampas, mengingatkan akan kemuliaan yang hilang."

Khalifah Ali bin Abi Thalib

"Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan."

Sufyan ats-Sauri

"Ilmu dinilai bermanfaat bila disertai amal. Manusia yang paling bodoh ialah yang membiarkan dirinya bodoh tanpa mau berusaha meningkatkan ilmunya. Manusia paling pandai ialah yang mengandalkan diri pada ilmunya."

asy-Syahid Hasan al-Banna

"Islam adalah risalah kehidupan yang menyeluruh (komprehensif), risalah seluruh umat manusia (universal), risalah seluruh alam dan risalah zaman."

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

September 07, 2011

Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Patuh


True Story !!! Yu Yuan Gadis Kecil Berhati Malaikat. yang berjuang hidup dari Leukimia Ganas, setelah merasa tidak dapat disembuhkan lagi, ia rela melepaskan segala-galanya dan menyumbangkan untuk anak-anak lain yang masih punya harapan. Sungguh .. tak abis kata2 untuk Yu Yuan. Terima kasih telah memberikan contoh mulia kepada kami…

Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut. Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.

Agustus 23, 2011

Lebih Mencintai Dunia ataukah Mencintai Akhirat ?

Senja menjelang matahari tenggelam. Di langit masih nampak semburat matahari yang akan sirna, karena akan datangnya malam. Jalan-jalan mulai sepi. Orang-orang mulai masuk ke rumah mereka. Diantara mereka ada, yang sedang berjalan menuju ‘baitullah’, tak jauh dari rumah mereka. Tetapi, ada seorang lelaki yang berjalan, terus menelurusi jalan yang berliku-liku, menuju sebuah bukit. Ia melangkah terus menuju sebuah bukit, hingga bayangannya tak nampak lagi.

Agustus 19, 2011

Dua Tukang Sol Sepatu

Mang Udin, begitulah dia dipanggil. Seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol sepatu. Pagi buta Mang Udin sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari, Mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk.

Agustus 18, 2011

Para Pencari Jalan-Mu

Adz-Dzahabi dalam kitabnya Sairu A'laamin Nubaha' menyebutkan biografi Sufyan ibnu Sa'id Ats-Tsauri,seorang imam yang alim, ahli zuhud,dan ahli ibadah, bahwa suatu malam dia mengerjakan qiyamul lailnya, dalam bacaannya dia mengulang-ulang surah at-Takatsur, hingga pagi hari.

Ibnu Jauzy mengatakan bahwa ia telah membaca semua riwayat hidup ulama salaf, ternyata tidak menjumpai sesudah para sahabat, kecuali tiga orang yang telah matang ilmu dan amalnya, yaitu Sa'id ibnul Musayyab, Ahmad ibnu Hambal, dan Sufyan ats-Tsauri.
Ketika Sufayan ats-Tsauri kedatangan tanda-tanda kematiannya,ia menangis dengan tangisan yang besar, sehingga para ulama datang menjenguknya, lalu mereka menghiburnya dan menenangkannya. Akhirnya mereka menilai baik sangkanya kepada Allah Ta'ala.

Agustus 12, 2011

Rakusnya Sang Ulat

Seorang gadis cilik tampak asyik bermain di halaman rumah yang penuh bunga. Ada bunga mawar, melati, ros, dan lain-lain. Sesekali, ia pandangi bunga itu satu per satu. “Aih, cantiknya bunga ini!” ucap gadis cilik sambil menyentuh tangkai bunga.

Agustus 11, 2011

Keberuntungan, dari Tanah Tandus

Ada empat anak yang baru saja mengalami duka setelah kematian kedua orang tuanya. Sebuah surat wasiat pun mereka terima dari orang yang mereka cintai itu. Setelah urusan jenazah kedua orang tuanya selesai, empat anak itu pun membuka surat berharga itu.

Ternyata, surat itu menyebutkan bahwa keempat anak itu diberikan pilihan untuk memiliki empat bidang tanah yang berlainan tempat. Ada bidang tanah yang begitu hijau dengan begitu banyak pepohonan kayu yang bisa dijual. Ada bidang tanah yang berada di tepian sungai jernih, sangat cocok untuk ternak berbagai jenis ikan. Ada juga bidang tanah yang sudah menghampar sawah padi dan ladang. Ada satu bidang tanah lagi yang sangat tidak menarik: tanah tandus dengan tumpukan pasir-pasir kering di atasnya.

Menariknya, surat itu diakhiri dengan sebuah kalimat: beruntunglah yang memilih tanah tandus.

Juli 25, 2011

Hikmah Dibalik Sakit

Orang yang sedang ditimpa penyakit tidak perlu dicekam rasa takut selama ia mentauhidkan Allah dan menjaga shalatnya. Bahkan, meskipun di masa sehatnya ia banyak berkubang dalam dosa dan maksiat, karena Allah itu Maha Penerima taubat sebelum ruh seorang hamba sampai di kerongkongan. Dan sesungguhnya di balik sakit itu terdapat hikmah dan pelajaran bagi siapa saja yang mau memikirkan-nya, di antaranya adalah:

1. Mendidik dan menyucikan jiwa dari keburukan.

Allah Ta’ala berfirman, artinya, “Apa saja musibah yang menimpa kamu maka disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS asy Syura: 30)

Juni 12, 2011

Wasiat Imam Ghazali ra

Kehidupan seorang muslim tidak dapat dicapai dengan sempurna, kecuali mengikuti jalan Allah SWT yang dilalui secara bertahap. Tahapan-tahapan itu antara lain : tobat, sabar, faqir, zuhud, tawakal, cinta, makrifat dan ridha. Karena itu seseorang yang mempelajari tasawuf wajib mendidik jiwa dan akhlaknya. Sementara itu, hati adalah cermin yang sanggup menangkap makrifat. Dan kesanggupan itu terletak pada hati yang suci dan jernih.”

“Berbicara tentang nasihat, kulihat diriku tak pantas untuk memberikannya. Sebab, nasihat seperti zakat, nishabnya adalah kemampuan untuk memetik nasihat itu bagi dirinya sendiri. Seseorang yang belum mencapai nishab, bagaimana ia akan mengeluarkan zakat ? Dan seorang yang tak memiliki cahaya, bagaimana dapat dijadikan sebagai alat penerang oleh orang lain? Bagaimana bayangan akan lurus jika kayunya bengkok ? Allah swt mewahyukan kepada ‘Isa bin Maryam AS : ‘Nasihatilah dirimu, jika kau mampu memetik nasihat, maka nasihatilah orang lain. Jika tidak, maka malulah kepada-Ku’.”

Juni 10, 2011

Perjalanan Erica Dalam Mencari Kebenaran


Pernyataan seorang pendeta bahwa Muslim membenci Yesus, justru mendorong Ericka--penganut Kristen Evangelis yang menikah dengan seorang lelaki muslim--mencari kebenaran akan pernyataan itu. Pencarian itulah yang membawa Ericka pada agama Islam dan akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang muslimah.

Juni 07, 2011

Dakwah Sebuah Tantangan dan Keharusan

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, termasuk pula ikan paus, benar-benar bershalawat kepada orang-orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia." (Diriwayatkan At-Tirmidzi dari Abu Umamah Ra)

Allah berfirman,“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al-Mujadilah : 11)

Juni 05, 2011

Mujahid Muda Bertameng Al-Qur’an

Entah mengapa, aku benci mereka, mungkin karena kedua adik perempuanku mereka siksa dan bunuh secara keji di desa kami. Atau mungkin karena ayahku mereka siksa dan tangkap bertahun-tahun lalu di desa kami. Atau yang paling memungkinkan, karena mereka membantai seluruh ibu-ibu di desa kami, termasuk ibuku! Intinya aku membenci mereka dengan sejuta alasanku.

Mei 06, 2011

“Brother, Please, I Wanna be a Moslem Like You”

“Assalamualaikum,” seseorang menyapaku ketika kaki kananku memasuki pelataran Omar Mosque Wollongong. “Waalaikumusalam,” jawabku dengan terheran-heran. Terlihat dari matanya yang berwarna biru dan rambutnya yang pirang menandakan dia adalah seorang “bule”. Orang tersebut tersenyum dan kembali menyapa, “apa kabar?” Dengan terheran akupun menjawab “Alhamdulillah baik, anda bisa berbahasa Indonesia, dari mana anda?” tanyaku. Beliau tersenyum dan kemudian menyodorkan tangan, tanda mengajak berjabat tangan, “Saya Abdullah Ibrahim, saya berasal dari New Zeeland, tetapi saya pernah tinggal lama di Bandung, Indonesia,” jawabnya dengan tersenyum. Sayapun tersenyum dan kemudian kami pun memasuki masjid dengan beriringan dan melaksanakan sholat ashar berjamaah dengan jamaah yang lain.

April 25, 2011

Berpikir Positip itu Asyik, Walaupun Berat Dilakukan

Sebuah kisah nyata...

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai
Pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

April 02, 2011

O My Soul.....

Wahai jiwaku,
Engkau hanya mempunyai sekali hidup. Tiada sesaat pun yang telah dilalui boleh dikembalikan kerana dalam perbendaharaan Allah jumlah nafas bagimu sudah ditentukan dan tidak dapat ditambah.

November 21, 2010

Memetik Pelajaran dari Lalat dan Semut serta Luqman dan Keledainya

Lalat dan Semut

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. "Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar," katanya.

Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Oktober 14, 2010

Management Hidup dari Seorang Penjual Bakso

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai.. Hujan rintik-rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini. Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor..... terdengar suara tek...tekk.. .tek...suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak-anak, siapa yang mau bakso?

"Mauuuuuuuuu..", secara serempak dan kompak anak-anak asuhku menjawab.

Oktober 01, 2010

Belajar Pada Angsa

Kalau anda tinggal di negara 4 musim, maka pada musim gugur,
akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim
dingin. Angsa² tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”
Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa
tersebut terbang dengan formasi “V”
Fakta:
Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan
“daya dukung” bagi burung yang terbang tepat dibelakangnya. Ini
terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk
menembus ‘dinding udara’ di depannya. Dengan terbang dalam formasi
“V”, seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh
daripada kalausetiap burung terbang sendirian.

September 22, 2010

6 Pertanyaan Imam Ghazali : Nasehat Diri

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya.
Lalu Imam Al Ghozali bertanya :
Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”.
Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran ;185)

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.
Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

September 21, 2010

Jiwa yang Lapang

"Jika engkau menghadapi dunia dengan jiwa lapang, engkau akan memperoleh banyak kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah, semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Engkau harus tahu bahwa bila duniamu terasa sempit, sebenarnya jiwamulah yang sempit, bukan dunianya.”
(Ar-Rafi’i)

Saudaraku,
Dalam perjalanan panjang seperti ini, kita memerlukan satu bekal, yaitu sikap lapang dada, nafas panjang dan mudah memaafkan. Seperti orang-orang shalih dahulu, yang tak peduli dengan suasana getir yang mereka terima dalam menjalankan ketaatan. Seperti para pejuang yang tak pernah tersengal-sengal oleh kejaran musuh-musuhnya di jalan Allah. Seperti Rasulullah saw yang tak merasa tertekan dengan penghinaan atau cacian orang-orang sekitarnya, dalam menjalani misi kenabiannya.

Agustus 23, 2010

Kebahagiaan yang Hakiki

      Kebahagiaan senantiasa dicari orang.  Sayangnya, banyak yang tersesat lantaran tidak tahu mesti mencarinya kemana, atau bahkan tidak tahu bahagia itu apa.

      Sebagian orang mengatakan bahwa kebahagiaan itu letaknya pada harta.  Akan tetapi yang berpikiran begini adalah orang yang putus asa dalam kemiskinannya.  Hendak menjadi kaya namun selalu gagal.  Kadang-kadang pendapatnya tak didengar orang lantaran ia miskin.  Karena itu diputuskannyalah bahwa bahagia itu pada uang, bukan lainnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites